Jumat, 16 Maret 2012

tahtamu di relung hatiku

semilir angin tlah brubah badai
tak lagi melahirkan embun,
namun menumbangkan kuatnya akar.

suasana malam kian sunyi,
sepekat hati ini, temaniku dalam sepi.

q tergugu oleh tangisanku
sementara rembulan menyibakkan senyuman
,  mengintipku dari celah jendela kamarku
diapun seolah tahu akan letihku...

sesaat setelah ku tetapkan
bahwa aku mncintaimu spenuh hati
 dan ternyata,,,
bertatap sedih menhempaskan jiwa
kau redupkan cahaya tanpa kata,,,,

ntaaaaaaaaaaaahhhhhhhhh,,,
masih adakah sedkt tahta mu di relung hati ini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar